Daftar Permainan untuk Stimulasi Keseimbangan Tubuh Anak

Pentingnya anak memiliki keseimbangan tubuh, sebab jika tidak sangat berpengaruh terhadap gerak motorik anak. Keseimbangan sangat penting diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, seperti melakukan gerakan sederhana berdiri, duduk atau ketika melakukan kegiatan lebih komplek.

Permainan untuk Stimulasi Keseimbangan Tubuh Anak
sumber foto : prelo.co.id

Pentingnya stimulasi keseimbangan tubuh anak, menjadi motivasi bagi orang tua, agar mengajak anak melakukan berbagai permainan untuk stimulasi keseimbangan tubuh anak. Tentunya kegiatan stimulasi anak bakal lebih menyenangkan jika dibungkus dalam permainan menyenangkan.

Berjalan Di Jembatan Goyang

Supaya dapat melatih keseimbangan tubuh pada anak, salah satu permainan yang dapat digunakan yakni berjalan di jembatan goyang. Wahana permainan seperti itu, kerap kali dijumpai di area outbound atau taman bermain anak. Demi keselamatan anak, sebelum menggunakan permainan tersebut, pastikan terlebih dulu wahana tersebut bena-benar aman digunakan.

Melewati Papan Titian

Permainan stimulasi keseimbangan anak selanjutnya dengan melintasi papan titian. Bentuk permainan ini seperti jembatan, cuman tidak disertai pegangan. Pastikan papan tersebut memiliki ketinggian sesuai standardisasi, tapi papan pijakannya tak terlalu lebar.

Media permainan papan titian, anak bakal lebih mudah belajar melatih keseimbangan tubuh. Salah satu strategi dapat dilakukan yaitu merentangkan kedua tangan di kedua sisi tubuh.

Permainan Monkey Bar

Dalam permainan ini, anak bisa bergelantungan pada pegangan telah tersedia. Biasanya berada dibagian bawah monkey bar dialasi pasir, sehingga tak membuat anak merasa sakit apabila terjatuh. Selain itu juga dapat melatih keberanian dan keseimbangan.

Kegiatan Bersepeda

Cara paling efektif untuk menstimulasi keseimbangan tubuh ialah bersepeda. Kegiatan yang termasuk cabang olahraga, sangat berguna menjaga kebugaran tubuh. Saat anak bersepeda, anak bakal belajar menyeimbangkan kedua sisi tubuh, sembari melakukan mengayuh pedal. Agar dapat melakukan kegiatan bersepeda, ajak si anak di lapangan, jangan lupa kenakan berbagai perlengkapan pengaman, supaya anak tetap aman ketika berlatih.

Jika tidak secara dini menstimulasi anak, maka tak heran bila anak mengalami masalah seperti melakukan gerakan secara kasar, selain itu anak pun bakal terlihat kurang terampil atau canggung ketika melakukan kegiatan apa pun. Bahasa medis menggambarkan kondisi tersebut yaitu developmental coordination disorder.

Penderita penyakit ini biasanya sering menabrak benda atau kurang pandai ketika berolahraga. Sekian artikel tentang Permainan untuk Stimulasi Keseimbangan Tubuh Anak yang mungkin dapat dijadikan referensi dalam pengulangan kelainan DCD.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *