Dampak Buruk Bahaya Anak Kecanduan Youtube Secara Psikologi

Aplikasi Youtube senantiasa memberikan konten-konten berkualitas, hanya saja bila konten-konten tersebut dinikmati oleh kalangan anak-anak bahkan balita, bisa memberikan dampak negatif. Oleh karena dapat memberikan dampak bahaya anak kecanduan Youtube segara mungkin dihindari. Terlebih bagi mereka masih dibawah 12 tahun, dimana ketika umur-umur tersebut sedang cepatnya proses pertumbuhan otak, mental dan fisik. Nah berikut dampak bahaya mengkonsumsi konten Youtube bagi anak-anak.

bahaya anak kecanduan youtube
sumber foto : nandaabiz.com

Mengganggu Pertumbuhan Anak

Ketika usia 0 hingga 2 tahun, otak seorang anak mengalami pertumbuhan sangat cepat, setidaknya sampai umur 21 tahun. Percepatan perkembangan otak seorang anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan. Yap bila lingkungan anak berlebih dalam hal gadget pada otak anak sedang berkembang, dapat menyebabkan keterlambatan kognitif, proses belajar, impulsif, tantrum hingga menurunnya kemampuan kemandirian anak.

Lebih Agresif

Konten-konten video yang diakses oleh anak, bisa menyebabkan sifat lebih agresif pada anak. Ada sejumlah konten negatif di Youtube belum berhasil di filter 100% seperti kekerasan fisik, seksual, judi, rasis dan lain-lain. Apabila konten tersebut terlepas dari pengawasan orang tua, maka tak heran jika si anak-anak bakal mencoba memperhatikannya. Sehingga mereka timbul lah rasa lebih agresif dan cenderung menyakiti seseorang baik secara lisan maupun fisik.

Radiasi Emisi

Pada bulan mei 2011, ketika itu organisasi PBB WHO telah memasukkan gadget dan youtube dalam kategori resiko 2B (penyebab penyakit kanker), lantaran radiasi emisi dikeluarkan oleh gadget. Seluruh alat teknologi nirkabel mengeluarkan radiasi sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Seorang anak sering menikmati konten youtube memiliki resiko tinggi terpapar radiasi. Padahal sistem imun dan otak anak sedang dalam masa perkembangan.

Kurang Tidur

Video di Youtube didesain sedemikian rupa sehingga terlihat sangat menarik sehingga membuat penonton terhipnotis berlama-lama menonton youtube. 75% anak pada usia 9 sampai 10 tahun mengalami kurang tidur, karena sudah dibuat kecanduan nonton youtube. Seperti kita ketahui kurang tidur bakal memberikan dampak buruk terhadap nilai akademik di sekolah, lantaran otak berkembang ketika tidur. nah itu lah anak sangat disarankan memiliki waktu cukup untuk beristirahat.

Proses Belajar Tidak Berkelanjutan

Dampak bahaya anak kecanduan Youtube terakhir yakni terhambat proses belajar tidak continue. Sebab teknologi selalu membuat pekerjaan manusia terasa lebih mudah, sehingga otak anak kurang terasa dan terjadinya kemunduran yang ditawarkan jalan pintas oleh youtube.

Menurut seorang peneliti beranggapan bahwa edukasi berasal dari youtube tak bisa bertahan lama di dalam ingatan seseorang. Oleh karena itu pendekatan pembelajaran menggunakan gadget tidak dapat berkelanjutan bagi anak, sehingga perlu dibatasi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *